wibiya widget

Siswi SMK Dianiaya Senior Saat Paskibrata

DAYANG Cantika (15), siswi SMK PGRI Jelupang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dianiaya seniornya. Dayang terpaksa dirawat di RSUD Tangerang, karena menderita sakit ulu hati akibat dipukul saat latihan paskibra.
Menurut Dayang yang ditemui Warta Kota, Kamis (3/3), peristiwa terjadi 19 Februari silam, saat sedang latihan paskibra di sebuah lapangan dekat sekolahnya. Karena tidak kuat push up sebanyak 100 kali, Dayang dihakimi oleh para seniornya. "Saat itu sudah tengah malam, semua murid disuruh push up sebanyak 100 kali. Tapi saya tak kuat, jadinya dimarahi," ucapnya.
Sejumlah senior Dayang yang melatih gusar terhadap putri sulung pasangan Sulaeman - Jumatih itu. "Saya dipukul sebanyak enam kali, dan ditendang dua kali," katanya.
Pukulan para seniornya itu mengena bagian tulang rusuk dan ulu hati. "Ketika dipukul ulu hati, sakitnya luar biasa. Saya sampai jatuh tersungkur, tapi tidak pingsan," ucapnya.
Sementara tendangan yang dilakukan membuat bengkak tulang kering kaki kirinya. "Sakit sekali mas, tapi saya tak bisa berbuat apa-apa," ujarnya.
Setelah kejadian itu, kata Dayang, dia sudah tidak sekolah lagi karena sakit. Sampai pada 25 Februari akhirnya lapor ke Polsek Tigaraksa, dan disarankan untuk tes visum di RS Mulia Insani. Hasil visum cukup mengejutkan, di ulu hati Dayang terdapat luka.
Menurut Jumatih (35), ibunda Dayang, dirinya sudah melapor ke Kepala Sekolah SMK PGRI Jelupang, 22 Februari lalu. Namun respon kepala sekolah tidak baik. "Menurut kepala sekolah, Pak Idris Suryana, itu di luar tanggung jawab sekolah karena kegiatan ekstrakurikuler itu diadakan di luar sekolah," ucapnya.
Karena tak kunjung sembuh, akhirnya 1 Maret lalu, dayang kembali dirawat di RSUD Tangerang. "Saya minta pertanggung jawaban dari pihak sekolah dan senior yang menganiaya anak saya," tegas Jumatih.
Sementara itu, Idris Suryana, ketika dihubungi Warta Kota, mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya mempertemukan orang tua Dayang dengan para senior paskibra yang menganiaya Dayang, untuk mencari jalan damai. "Saya pertemukan agar menyelesaikan secara kekeluargaan. Karena seniornya itu sudah lulus, sanksi yang bisa saya berikan hanya larangan untuk kembali melatih paskibra di SMK PGRI Jelupang," ucapnya.
Idris juga berharap, agar orangtua Dayang tidak melakukan tuntutan hukum, karena jika terjadi akan memperkeruh suasana. "Saya berharap diselesaikan baik-baiki saja, karena jika sampai ke meja hijau, sekolah juga yang repot," ucapnya. (Soewidia Henaldi)

anda pengunjung


selamata datang ...http://ithem-wwwithemithem.blogspot.com/

Pages










































































































ShoutMix chat widget

”contact
Photobucket Photobucket
Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis

Osojisub

welcome